Menurut para psikolog, dari sebuah foto dapat terlihat sisi emosional seseorang. Orang-orang yang bermuka masam saat difoto biasanya emosinya lebih tidak stabil sehingga berimbas pada pernikahan/ kehidupan keluarganya. Hal ini dibuktikan dengan sebuah penelitian oleh para psikolog dari Universitas DePauw, Amerika Serikat, dengan cara mengamati foto-foto dari buku tahunan.
Sebanyak 225 perempuan dan 124 laki-laki berusia 21-81 tahun menjadi objek penelitiannya. Mereka ditanyakan mengenai kehidupan pribadi masing-masing. Pada orang-orang yang berumur 65 tahun ke atas, para peneliti juga menanyakan perihal kehidupan rumah tangga mereka.
Dari data yang didapat, ternyata 31 persen orang-orang yang fotonya tampak masam dan tidak tersenyum ternyata mengalami perceraian. Sedangkan perceraian orang-orang yang fotonya dalam pose tersenyum lebar hanya 11 persen.
Mungkin inilah salah satu faktor kenapa tersenyum itu adalah ibadah. Jadi, mudah-mudahan kita mampu menikmati hidup ini dengan tersenyum dan semoga akan mendapat kenikmatan hidup yang lebih karena tersenyum.
sumber detikhot




Tulisan Terkait Lainnya
3 komentar:
wahhh
untung aku senyum terusssss
:)
@rusa bawean jangan senyum terus malah bahaya :D
jadi mari kita bersenyum he..he..
Poskan Komentar